Friday, April 22, 2011

Rita Subowo Kembali Pimpin KOI

1742349p Rita Subowo Kembali Pimpin KOI
OLYMPIC.OR.ID
Ketua Umum KOI, Rita Subowo.

JAKARTA, Kompas.com – Rita Subowo kembali memimpin Komite Olimpiade Indonesia (KOI) setelah pada Kongres KOI di Jakarta, Kamis, dipilih secara aklamasi oleh anggota yang semuanya berasal dari induk cabang olahraga di Indonesia. Dengan kembali menjadi ketua umum KOI periode 2011-2015, wanita yang juga menjabat Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) itu telah dua periode menjabat sebagai ketua KOI secara berturut-turut.

"Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini adalah periode terakhir saya menjadi Ketua Umum KOI," katanya usai dipilih secara aklamasi.

Menurut dia, dengan dipilihnya kembali menjadi Ketua Umum KOI, dia akan menyiapkan beberapa program prioritas yang telah dirintis sejak periode kepemimpinan yang lalu.

Salah satunya program yang akan terus dikembangkan dengan sasaran untuk meningkatkan prestasi olahraga di Indonesia adalah dengan melakukan pembinaan usia muda melalui sekolah-sekolah. "Olahraga adalah nafas kehidupan bangsa dan negara. Jadi harus terus ditingkatkan agar prestasinya lebih baik," katanya. Ia menjelaskan selain melakukan peningkatan program di Tanah Air, KOI dibawah kepemimpinannya juga akan terus melakukan kerjasama dengan National Olympic Committe (NOC) negara lain.

Sasaran kerjasama ini, kata dia, diharapkan mampu meningkatkan prestasi olahraga Indonesia mulai dengan pembinaan usia muda hingga pembinaan atlet-atlet sebelum turun pada ajang kompetisi. "KOI saat ini telah melakukan kerjasama dengan Korea Selatan dan Australia. Yang jelas kerjasama ini akan terus dilakukan demi peningkatan prestasi olahraga Tanah Air," katanya.

Ditanya untuk pengembangan prestasi olahraga di Tanah Air, Rita Subowo menjelaskan saat ini pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Universitas Pelita Harapan. Perguruan tinggi ini akan menjadi lokasi untuk pengembangan olahraga Indonesia.

Atlet-atlet muda terbaik sebelum turun dalam sebuah kejuaraan, kata dia, akan digembleng oleh jajaran pelatih sesuai cabang olahraga yang digelutinya tanpa harus meninggalkan pendidikan formal di UPH