Wednesday, April 20, 2011

Hujan Iringi Jenazah Franky Sahilatua

Jakarta – Hujan mengiringi jenazah Franky Sahilatua dari RS Medika Permata Hijau ke rumah duka, Komplek Pelangi Bintaro, Ciputat, Tangerang. Jenazah tiba sekitar pukul 16.00 WIB.

Jenazah diantar dengan menggunakan mobil ambulan sebuah partai, berwarna biru putih bernomor polisi B 1023 BIX.

Sebagaimana diketahui, Franky meninggal karena komplikasi penyakit kanker sumsum tulang belakang, Rabu (20/4) sekitar pukul 15.15 WIB, di RS Medika Permata Hijau, pada usia 57 tahun.

Setelah sampai di rumah duka, jenazah Franky yang terbalut kain putih langsung dibaringkan di ruang tamu di atas meja panjang. Kedatangan disambut istri dan anak tercinta dengan haru.

Bendera kuning langsung dipasang di depan rumah dan gang pintu masuk kompleks rumah Franky.

Franky lahir di Surabaya, pada 16 agustus 1953 dengan nama lengkap Franklin Hubert Sahilatua. Franky menininggalkan satu orang istri, Harwantiningrum, dan dua orang anak, yakni Ken Noorca Sahilatua (anak pertama), dan Hugo Delani Sahilatua.

Franky dikenal musisi balada yang vokal menyuarakan tema sosial. Lagu-lagu seperti Perahu Retak, Orang Pinggiran, Terminal dan Di Bawah Tiang Bendera adalah sedikit dari karya sukses Franky.